Yeeee....Ramadhan telah tiba, alhamdulillah kita bisa menikmati bulan penuh berkah ini lagi. Di bulan Ramadhan tahun ini, aku sedang menjalani misi untuk memasarkan kue kering bikinan mamah supaya lebih terkenal lagi nih. Dari dulu mamah memang biasa bikinin kue kering pesanan orang-orang mulai dari saudara, tetangga, sampai teman kerja saudara-saudaraku. Setiap bulan Ramadhan pesanan kue kering mamahku hingga 200 toples lebih. Sayangnya mamah masih membuatnya sendiri tanpa dibantu orang lain. Aku pun cuma bantuin nyetak kuenya aja, semua adonan kue dibikin sama mamah. Alasannya sih takut rasanya lain kalau orang lain yang ngadonin adonan kuenya.
Jumat, 12 Juli 2013
Rabu, 19 Juni 2013
Pameran Seni Rupa DKV
Hari kamis
tanggal 20 Juni 2013, aku kembali ke kampus setelah tiga hari libur karena
adanya SBMPTN. Ketika memasuki gedung B8, ada sesuatu yang menarik di lobi
lantai 1 gedung tersebut. Berjajar dengan rapih papan tulis yang telah
ditempeli dengan poster-poster. Ketika melihat poster-poster tersebut aku masih
agak bingung, karena poster-poster tersebut berisi dan bergambar sebuah produk
seperti sampoo. Tetapi anehnya desain produk sampoo tersebut beda dengan desain
asli produk yang sebenarnya.
Saat aku sedang
melihat-lihat poster tersebut, datanglah seorang lelaki mendekat. Kemudian
tanpa sungkan-sungkan aku bertanya kepada anak tersebut maksud dipajangnya
poster-poster disini. Menurut penjelasannya, poster-poster tersebut sengaja
dipamerkan di B8 untuk memamerkan hasil-hasil redesain atau repositioning produk-produk
yang dibuat oleh mahasiswa jurusan seni rupa konsentrasi DKV (desain
kiomunikasi visual). Ini merupakan tugas dari dosen yang menuntut mahasiswanya
berinovasi dalam meningkatkan pemasaran produk-produk yang ada di pasaran.
Sabtu, 15 Juni 2013
Bedah Buku Sawise Langit Katon Biru
Semarang, 15
Juni 2013 aku dan teman-teman jurusan bahasa dan sastra Jawa mengikuti bedah
buku kumpulan cerita pendek “Sawise Langite Katon Biru” karya Ibu Yunani. Sebenarnya
kami semua agak kecewa dengan panitia, karena di jadwal acara seharusnya mulai
jam 08.00 tetapi kenyataannya acara dimulai pukul 10.00 lebih. Akhirnya pembicara
yaitu Ibu Yunani S.W. sendiri dan ditemani oleh mbak Naila Abas serta dua dosen
dari jurusan bahasa dan sastra jawa yaitu pak Teguh dan pak Cipto datang juga.
Tidak lama
kemudian acarapun dimulai, langsung saja ke inti acaranya yaa... Cerita “Sawise
Langite Katon Biru sebenarnya adalah cerita bersambung di majalah Jaya Baya
oleh Ibu Yunani, karena banyak peminat cerita bersambung tersebut maka Ibu Yunani
memutuskan untuk menjadikannya sebuah buku. Cerita ini bercerita tentang gadis
buta karena kecelakaan sewaktu kecil, ia memiliki kaka perempuan dan kakanya
sangat menyanyanginya hingga rela berkorban besar untuk menyembuhkan mata
adiknya yang buta itu. Tetapi ternya adiknya malah membuat kecewa kakanya, dia
malah jatuh cinta kepada suami kakanya dan menjalin hubungan yang terlarang. Ketika
sang kaka mengetahuinya, ia sangat-sangat marah kepada adiknya, adiknya
kemudian sadar dan memutuskan untuk meninggalkan keluarganya untuk menjadi
biarawati.
Ketika kalian
membaca langsung buku tersebut, maka kalian akan mengetahui bahwa cerita
tersebut seolah-olah diambil dari kejadian nyata. Karena Ibu Yunani sangat
mendetail oleh menceritakan cerita gadis buta tersebut. Bisa dikatakan cerita
tersebut seperti sinetron-sinetron yang ada selama ini, karena saat membacanya
aku sendiri sangat juwet kepada tokoh Retno (gadis buta) dan Hendratmo (suami
kaka Retno), bisa dikatakan cerita ini adalah novelisasi sinetron. Didalam cerita
tersebut terdapat adegan terlarang antara Retno dan Hendratmo, tetapi penulis
tidak serta merta melukiskannya secara gamblang, ia tetap memakai kata-kata
pengganti yang lebih etis dari pada kata-kata fulgar.
Kamis, 13 Juni 2013
Kentang Spiral
Saat berkeliling
ke pasar malam yang berada di lapangan sekaran UNNES, aku melihat orang yang
sedang berjualan makanan, tetapi stand tersebut sungguh ramai. Aku penasaran
dan segera menuju ke stand tersebut, ternyata stand tersebut menjual sejenis
gorengan krispi yang terbuat dari kentang dan dengan beraneka rasa. Kentang tersebut
berbentuk unik, entah aku yang terlalu katro dan baru melihat makanan ringan
tersebut atau memang makanan tersebut masih jarang yang jual.hehe
Makanan kentang
tersebut disebut kentang spiral karena bentuknya yang spiral dengan tusukan
lidi ditengahnya. Rasa sangat krispi dan lumayanlah untuk makanan ringan. Harga
untuk porsi kecil hanya Rp.3000 dan besar Rp.5000, jika ingin ada tambahan sosis
maka cukup membayar Rp.6000 saja. Saya pikir cara membuat kentang spiral
sungguh susah karena bisa meliuk-liuk seperti itu. Ternyata ada mesin khusus
untuk membuat kentang bulat menjadi spiral.
Dari berbagai
sumber yang saya baca, mesin spiral tersebut dijual dengan harga sekitara 1jt-an.
Dari modal segitu, pedagang bisa meraup untung hingga Rp 500.000/hari, sangat menggiurkan
bukan?hehe... Sekarang memang sangat banyak sekali jenis makanan dan
pembuatannyapun dimudahkan oleh mesin, sehingga pekerjaan orang bisa menjadi
ringan. Semoga para pedagang bisa memakai mesin-mesin pembuat makanan secara
cermat, kreatifitaspun diperlukan untuk dapat bersaing dengan yang lain. :)
Mesin pembuat kentang spiral
Salam Alohaaa....
:D
Seminar Nasional Kewirausahawan
Pada hari minggu tanggal 19 Mei 2013, aku mengikuti
seminar nasional kewirausahawan yang diadakan oleh fakultas teknik UNNES.
Seminar nasional tersebut bertempat di Auditorium UNNES dan acara dimulai
sekitar jam 08.00 pagi sampai kira-kira pukul 16.00. Seminar nasional tersebut
mengambil tema “Kreatif muda = Entrepreneur muda” dengan pembicara Ayi
Mahardika (Gitaris Pee Wee Gaskins dan Owner brand clothing kaos distro WOLES) dan
Hamzah Izzulhaq (CEO termuda 19thn dan penulis “Buka-bukaan rahasia cepat jadi
CEO usia 19 tahun).
Acara tersebut dibuka dengan pengumuman pemenang
lomba “Business Plan” yang diikuti oleh peserta seminar. Kemudian dua pemenang
business plan mempresentasikan rencana bisnisnya untuk dinilai oleh para juri.
Selanjutnya pembicara pertama di sajikan oleh abang Ayi, dia bercerita
pengalaman hidupnya sewaktu dia belum menjadi apa-apa sampai perjalanan
hidupnya yang membawa ia bekerja di distro dan ditawarin menjadi gitaris sebua
band. Ketika ia bekerja di salah satu distro milik temannya, ia belajar sistem
penjualan di distro tersebut. Dari situ ia mulai untuk berbisnis baju distro,
awalnya kecil-kecilan dan selalu promosi ke teman-temannya, sejak saat itu
brandnya “woles” terkenal oleh banyak orang.
bang Ayi saat mengisi seminar nasional
Jumat, 07 Juni 2013
Pernikahan Gopit
Kamis, 6 Juni 2013 kaka sepupuku
telah mempunyai status baru di dalam hidupnya. Dia akhirnya melangsungkan akad
nikah pada jam 1 siang di kediamannya. Winda Puspitasari adalah nama
lengkapnya, dia biasa dipanggil “gopit” oleh kita semua, tapi aku biasa manggil
dia dengan panggilan “mbet”. Kita tumbuh berdampingan dari kecil, karena rumah
yang berdampingan. Saat masih anak-anak kita sangat cocok, rumah-rumahan adalah
permainan faforit kita, tetapi setelah semakin kita dewasa, kita sudah tidak
terlalu klop.
Umur aku dan dia terpaut 3-4
tahun, dia kuliah di unnes jurusan sendratasik (seni drama tari dan musik)
tetapi dia mengambil pendidikan seni tarinya. Dia memang suka menari, dari
kecil ia selalu menyumbangkan tarian jika ada pentas-pentas. Ayahnya, yaitu
padhe aku sering melatih dia menari, tetapi sekarang padhe sudah tidak ada dan
gopit terus menari. Di unnes dia bertemu dengan kaka angkatannya bernama Vidya,
mas vid mengambil jurusan seni musik.
aku dan mereka :)
Keduanya berkecimpung di dunia
seni dan karena mereka mempunyai kecocokan maka ketika mereka sama-sama telah lulus
dan mendapatkan pekerjaa tetap, mereka memutuskan untuk menikah. Yah ketika
umur sudah dewasa dan merasakan siap lahir batin untuk berkeluarga maka
keputusan tersebut bijak. Walaupun kami tidak sedekat dahulu, tapi aku berharap
mereka bisa menjadi keluarga yang sakinah mawadah warohmah. Semoga dia juga
bisa membahagiakan orang tuanya sebelum ia membahagiakan diri sendiri, karena
itu bisa membuat kebahagian kita seutuhnya jika kita bisa membahagiakan orang
tua kita.
Hanya itu yang bisa aku ceritakan
tentang pernikahan kaka sepupuku. :)
Rabu, 22 Mei 2013
Dysleksia
Tanpa sengaja
aku melihat adik kos sedang menonton film di leptopnya, film yang ia tonton
adalah film India. Karena rasa penasaran, aku akhirnya meminta film tersebut
untuk ditonton sendiri. Film yang berjudul “Taare Zameen Par” ini bercerita
tentang seorang anak yang mempunyai kelemahan dalam membaca dan menulis. Anak
ini bernama Ishaan Awasthi, dia sudah duduk dibangku kelas 3 sekolah dasar
selama hampir dua tahun, tetapi dia belum bisa menulis dan membaca dengan baik.
Anak ini sangat menyukai kegiatan melukis dan berimajinasi.
Tetapi
malangnya, anak ini selalu dianggap bodoh, malas dan nakal oleh orang tua dan
para gurunya. Mereka tidak menyelidiki terlebih dahulu apa yang terjadi pada
diri Ishaan sehingga dia seperti itu. Guru dan orang tuanya malah selalu
memarahinya dan ketika orang tuanya mengirimkan dia ke sekolah asrama,
disitulah puncak ketakutannya. Dia sudah sangat-sangat depresi dengan prilaku
orang-orang yang selalu mengucilkannya. Padahal dia ingin dan mampu mengingat
pelajaran hanya dengan mendengarkan. Hanya dia tidak bisa mengenali huruf yang
berujung tidak bisa membaca dan menulis.
Pameran Produk Unggul Daerah di Indonesia
Pada malam
minggu tanggal 18 Mei 2013, aku dan pacarku pergi ke Java Mall Semarang. Kita sengaja
kesana karena sedang diselanggarakan pameran “Produk Unggul Daerah di Indonesia”,
pameran tersebut diselanggaran dari tanggal 16-19 Mei 2013. Pada malam minggu
yang dingin, pameran tersebut dipenuhi oleh hiruk pikuk orang-orang terutama
para bapak dan ibu-ibu. Stand yang ada dipameran tersebut merupakan
produk-produk unggulan yang dihasilkan oleh daerah-daerah yang ada di
Indonesia.
Mulai dari
kain batik hingga baju batik bisa ditemukan di pameran tersebut. Setiap daerah
menawarkan corak-corak batik dari daerah masing-masing, dan dengan harga yang
beraneka ragam. Kita juga bisa menemukan aksesoris-aksesoris kecil hingga besar
seperti bros, tempat tissu hingga peralatan rumah tangga seperti tudung saji
dan lentera hias. Bagi ibu-ibu dan bapak-bapak yang menyukai tas dan sepatu
juga dapat ditemukan disana, tas-tas dari bahan rajutan yang cantik-cantik
hingga tas dan sepatu dari bahan kulit yang elegan dapat dijumpai.
batik khas semarang
Selasa, 21 Mei 2013
Semarang Reptil Bersatu
Sore hari yang
mendung, aku dan pacarku ada di dalam sebuah bangunan besar yang dipenuhi oleh
hiruk pikuk orang-orang. Kami penasaran dengan kerumunan tersebut, tanpa ragu
kami melangkahkan kaki ke arah kerumunan itu. Ternyata ada pameran aneka reptil
yang dapat menarik perhatian orang-orang di dalam ruangan ini. Kami pun
langsung melihat-lihat reptil yang di pamerkan serta dijual oleh sang
pemilik reptil. Yup, di Plasa Simpang Limalah pameran reptil ini
diselenggarakan. Pameran ini dinamai “Semarang National” Reptil Expo &
Contes 2013.
Jadi peserta
dari pameran ini adalah para pecinta reptil yang berada di Semarang. Dari mulai
organisasi-organisasi pecinta reptil bergabung untuk mengisi stand dan
memeriahkan pameran, mereka juga bisa menjual reptil-reptil pribadinya. Pertama
kali memasuki kerumunan ini aku juga merasa mrinding, banyak orang yang
menggendong ular sampe biawak kesayangannya. Kandang-kandang ular tersusun
rapih mengisi setiap meja yang ada disana membuatku menahan nafas persekian detik.
Minggu, 19 Mei 2013
Go Green
Selamatkan bumi sambil berhemat,
itulah yang harus dilakukan oleh kita. Bumi memiliki kekayaan alam yang sangat
berlimpah, tetapi semakin banyaknya populasi manusia, maka semakin berkurang
juga persediaan sumber daya alam bumi ini. Jika kita tidak bisa menghemat
pemakaian sumber daya alam yang tersedia, maka anak cucu kita tidak akan
merasakan apa yang telah kita rasakan. Ada beberapa cara yang bisa dilakukan
untuk selamatkan bumi dari punahnya sumber daya alam.
Pertama, STOP pemborosan kertas.
Kertas adalah sesuatu yang
sepertinya tidak berharga untuk kita, kertas bisa dibeli kapanpun kita
membutuhkannya. Kadang kita hanya memakai kertas untuk corat-coret biasa, lalu
langsung dibuang begitu saja. Taukah kalian, bahwa kebiasaan tersebut sangat-sangat
merugikan. Mulailah memakai kertas dengan sebaik-baiknya, karena dengan
menghemat pemakaian kertas kita bisa membantu mengurangi polusi dan penggunaan
energi yang berlebihan dalam proses produksi. Dengan menghemat kertas kita juga
bisa mengurangi penebangan pohon-pohon yang setiap harinya ditebang untuk
pembuatan kertas. Jika kita sudah bisa menghemat pemakaian kertas, maka kita
bisa menjadikan bumi menjadi lebih hijau lagi.
Minggu, 05 Mei 2013
Malam Minggu di Jalan Pahlawan
Malam minggu
tanggal 4 kemarin, aku dan pacarku pergi ke jalan Pahlawan. Ternyata disitu
sedang diselenggarakan pameran disepanjang jalan pahlawan. Pameran tersebut
diselenggarakan dalam acara hari jadi kota semarang, dimulai kemarin sampai
hari ini tepatnya tanggal 5 Mei. Hari jadi kota semarang dimeriahkan dengan
mendatangkan OVJ, Great Sale, Semarang Nite Carnival hingga pameran yang ada di jalan
Pahlawan. Aneka barang dipamerkan untuk dijual, dari mulai alat elektronik, baju
hingga makanan.
Suasana di
jalan Pahlawan pada malam minggu sungguh ramai, banyak anak muda hingga orang
tua berkumpul jadi satu di pedestrian jalan pahlawan. Belum lagi ada pertunjukan
topeng monyet yang menarik semua perhatian orang-orang. Ketika kami mulai
kehausan, kami langsung mencari stand yang menjual minuman dan makanan ringan. Kami
langsung menemukan stand factory outlet pusat oleh-oleh, di stand tersebut
menjual jussica yaitu jus yang terbuat dari buah carica/sejenis pepaya tetapi
lebih kecil lagi buahnya. Tidak hanya jus yang dijual disitu, aneka olahan dari
buah carica juga banyak, mulai dari manisan kering, manisan basah hingga sirop
carica. Kami membeli jus dan manisan basahnya, harga satu gelas jus hanya 4000
dan manisannya 5000 rupiah.
Kamis, 02 Mei 2013
Hari Pendidikan Nasional
Pada
hari ini, tanggal 2 Mei 2013 aku dan
teman-teman mengikuti upacara hardiknas di lapangan rektorat unnes. Upacara ini
adalah upacara pertamaku di Universitas, karena pada saat pertama masuk
universitas aku tidak sempat mengikuti upacara dikarenakan sakit. Sekalinya
berangkat upacara, eeh malah telat, jadi gak bisa ngikut barisan depan alias
distrap baris dipaling belakang. Bukan cuma mahasiswa yang telat baris dipaling
belakang, dosenpun banyak yang ikut baris dibelakang bareng mahasiswa. :D
Hari
pendidikan nasional diperingati setiap tanggal 2 Mei, kenapa 2 Mei karena
tanggal tersebut adalah hari lahirnya Ki Hadjar Dewantara. Ki Hadjar Dewanatara
dijuluki sebagai bapak pendidikan di Indonesia. Karena jasa-jasanya yang telah
memperjuangkan pendidikan untuk kaum pribumi menjadikan dia sebagai ketua menteri
pendidikan pertama di Indonesia. Beliau juga mendirikan sekolah untuk para
rakyat Indonesia yang bernama Perguruan Nasional Tamansiswa. Ki Hadjar
Dewantara juga menciptakan semboyan pendidikan dalam bahasa Jawa yang berbunyi “ing
ngarso sung tulodo, ing madyo mangun karso, tut wuri handayani”, "di
depan memberi contoh, di tengah memberi semangat, di belakang memberi
dorongan". Semboyan tersebut masih tetap digunakan di dalam dunia
pendidikan Indonesia.
Minggu, 28 April 2013
Jerawat Membandel
Sudah
hampir seminggu ini wajahku dihiasi oleh jerawat yang sangat cantik sekali,
sehingga orang-orang lebih tertarik melihat jerawatku daripada wajahku. Awalnya
aku sangat-sangat stres, banyak tugas kuliah, kepikiran mamah dan adik-adikku
yang lagi sakit, dll, yang menyebabkan wajahku muncul bintik kemerahan. Dua
hari kemudian bintik tersebut terlihat putih dibagian ujungnya, rasanya sungguh
luar biasa ‘senud-senud’. Hingga kira-kira dua hari kemudian bintik putih
tersebut bertambah besar, seperti gunung akan meletus, agak berlebihan memang,
tapi kalau kalian lihat langsung mungkin kalian akan setuju denganku.
Partisi Imajiner
Tips
Membuat ruang makan yang menyatu
dengan ruang keluarga adalah solusi yang tepat di lahan yang terbatas. Tanpa adanya
penyekat, ruang-ruang terasa lebih lega. Namun karena dua fungsi ruang tersebut
berbeda, ada baiknya anda memberi pemisah antar ruang. Pemisah ini tidak melulu
berupa partisi yang berwujud, namun bisa juga berupa partisi imajiner.
Berikut cara memisahkan ruang
keluarga dan ruang makan, tanpa harus membuat partisi atau penyekat.
Senin, 22 April 2013
Greet Sale "Pameran Home Industri"
Hari ini pukul
16.00 aku dan pacarku jalan-jalan ke Plaza Semarang atau orang-orang familiar
dengan nama Matahari Simpang Lima Semarang. Kemudian kami melihat ada pameran
semacam barang-barang produksi rumah tangga dan banyak juga makanan dan minuman
tradisional khas Semarang yang dijual di situ. Akhirnya kami memutuskan untuk
melihat-lihat pameran tersebut, pamerannya tidak terlalu ramai, dan aku lihat
tidak ada anak muda yang datang ke pameran tersebut saat itu. Hanya terlihat
ibu-ibu dengan seragam dinas dan beberapa ibu-ibu dengan pakaian santai yang
sedang melihat-lihat pameran tersebut.
Kemudian aku
bertanya kepada salah satu ibu-ibu yang membuka stand disana. Ternyata pameran
tersebut salah satu acara Greet Sale kota Semarang untuk menghadirkan aneka
home industri yang ada di Semarang. Pameran tersebut digelar dari tanggal 16
April hingga 23 April 2013. Para peserta pameran juga tidak ditariki uang untuk
membuka stand disana alias gratis. Aku terus mengajak bicara ibu tersebut
sambil berpura-pura melihat-lihat dagangannya.hehe... Beliau mengatakan kalau
aku juga bisa belajar menyulam pita kalau mau, karena beliau juga bisa
mengajarkan atau bahasa gaulnya ‘ngelesi’ orang untuk menyulam pita.
Minggu, 21 April 2013
Serat Kagem Ibu RA Kartini
Katur dhateng Ibu , Ibu Kartini ingkang kinasih.
Bu, samenika tiyang estri sampun kathah ingkang nyambut damel, ananging ugi taksih kathah
ingkang mboten saget nyambut
damel amargi cumpen ing
bab ilmu. Bu wiwit sedaya
serat-seratipun ibu dipundadosaken
buku, kathah
tiyang-tiyang jawi ingkang owah ing panganggepipun.
Samenika kathah tiyang
estri ingkang mboten
namung
wonten griya ngopeni putra lan pawon kemawon, ananging samenika kathah tiyang estri langkung
kathah ingkang saged makarya ing njawi. Nanging bu, tiyang estri ing kutha-kutha ageng kathah
ingkang kesupen dhateng kuwajibanipun. Tuladhanipun tiyang
estri ingkang saged nyambut
damel ing kantoran kaladuk
anggenipun ngupaya padamelanipun ngantos nglirwakaken dhateng garwa
lan putranipun. Kados pundi bu, cara ingkang sae
amrih tiyang estri ing jaman samenika sadhar dhateng kuwajibanipun malih?
Sabtu, 20 April 2013
Edisi khusus oleh-oleh khas Thailand
Pada tanggal
2-6 April 2013 kemarin, sebut saja pacarku pergi ke Thailand dalam rangka KKL. Dia
adalah mahasiswa jurusan Perencanaan Wilayah dan Kota di Universitas Diponegoro. Tujuan
utama dari KKL ke Thailand tersebut ialah untuk mengetahui perencanaan
pembangunan, sistem pembangunannya dan kebijakan Negara Thailand. Jadi
mereka (pacarku dan teman-temannya) langsung berkunjung dan mengikuti
perkuliahan di salah satu Institut Bangkok yang bernama yaitu Thamat University. Dari
kegiatan tersebut, diharapkan para mahasiswa jurusan Perencanaan Wilayah dan
Kota bisa belajar langsung dari kota yang sudah berhasil maju tersebut.
Tapi kali ini
aku akan membahas tempat pusat pembelanjaan yang ada di Bangkok Thailand
dan aneka oleh-oleh khas sana yang bisa kalian beli jika berkunjung ke Thailand. Thailand sendiri adalah
sebuah negara kerajaan, kepala negarnya seorang raja dan kepala
pemerintahannya seorang perdana mentri. Mata uang negara Thailand adalah Bath,
1 Bathnya sendiri jika dirupiahkan sama dengan 340 Rupiah. Disana juga unik
banget, karena taxi-taxi disana berwarna warni, hampir semua warna ada kecuali
warna hitam.
Jumat, 19 April 2013
Me and Stitch
Entah apa yang
terjadi padaku, sejak pertama kali melihatnya aku langsung tergila-gila.
Stitch, itulah dia, makhluk luar angkasa dari planet Turo yang sudah membuatku
jatuh hati. Sejak saat itu aku melihatnya, aku mulai membeli apa saja yang
berbentuk dia. Koleksiku sudah lumayan banyak dan nanti kalau aku udah punya
anak, akan aku wariskan ke anakku.hehe (itung-itung pengiritan buat beli
maianan anak) :D
Dari mulai
barang yang ukurannya sejempol tangan sampe segede bantal udah aku beli. Walau
belum banyak, tetapi udah membuat kamarku penuh dengan stitch. Aku sih yakin
banget stitchku akan baik-baik aja sampai aku nikah nanti. Sebenarnya aku
khawatir hobiku yang suka membeli barang-barang bertema stitch akan terus
berlangsung sampai aku tua.huahaha... Kalau gitu caranya, bahaya ini, gaji
suamiku bisa-bisa habis cuma karena stitch. Tapi itu harus segera diakhiri,
paling gak sampai mau nikah aku udah menyetop kebiasaan aku yang satu ini.
Memang sulit
sekali, karena aku orang yang sangat mudah tergoda oleh lambaian syaiton. Tapi
aku harus kuatkan tekat untuk memerangi syaiton yang amit-amit jeleknya itu.
Semoga aku bisa menyetop kebiasaan burukku yang satu ini. Berikut akan aku
kasih liat foto-foto koleksi ku, tapi tidak semua yang aku foto, karena
sebagian ada di rumah dan sebagian lagi di kos.
Beberapa barang kecil-kecilan.hehe
Bantal dan boneka
Itulah beberapa
koleksiku, terimakasih udah mampir blogku. Selamat siang dan salam Alohaa... :D
Langganan:
Postingan
(
Atom
)























