Tampilkan postingan dengan label FILM. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label FILM. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 22 Maret 2014

The Croods


Sudah adakah yang menonton film animasi The Croods ?
Yang belum nonton buruan deh tonton, film animasi yang menceritakan tentang kehidupan manusia purba ini memberikan banyak sekali pelajaran untuk kita yang hidup di jaman yang serba modern ini.
Untuk kalian yang sudah nonton, pasti kalian waktu nonton merasa gemas banget sama tingkah laku Ayah Eep dan Eep sendiri yang menurut aku, “Ihk…aneh banget sih, norak, nyebelin, dsb” tapi itukan film ya, suka-suka yang bikin film lah.hahaha
Namanya juga film tentang manusia purba yang kesehariannya hidup di dalam gua dan hanya mencari makan (berburu) setiap beberapa hari sekali, jadi ya gitu pikirannya. Agak primitif kalau kata jaman sekarang.
Disini nih, sang Ayah bener-bener over protective banget sama anak-anak dan keluarganya. Padahal si Eep ini pengennya menemukan hal baru diluar tempat tinggalnya itu. Kemudian suatu malam Eep bertemu dengan seorang laki-laki yang notabennya masih manusia purba juga bernama Guy. Yang membedakan disini adalah, Guy itu pikirannya jauh lebih maju daripada keluarga Croods. Guy sudah biasa hidup sendiri dari kecil, karena ditinggal orang tua. Dan ia merasa perlu sekali berfikir kedepan untuk kehidupannya.
Nah, si Guy kemudian memberi tau Eep bahwa akan ada kehancuran dunia (kiamat), sehingga ia harus menemukan tempat yang aman untuk bertahan hidup. Ketika berkumpul dengan keluarganya, Eep bercerita kepada keluarganya, sontak semua anggota keluarga tidak percaya terutama sang Ayah, dia beranggapan bahwa tempat paling aman hanyalah di gua yang sekarang mereka tinggali.

Kamis, 05 Desember 2013

ROADSHOW Festival Film Indonesia 2013



Hari ini sungguh menyenangkan, aku dan teman-teman berkesempatan lagi mengikuti serangkaian kegiatan Roadshow FFI 2013 di Jawa Tengah ini. Saat pada tanggal 7 bulan November, aku juga mengikuti acara “Apresiasi  Festival Film Daerah” di gedung B1 FBS UNNES. Acara tersebut memang diadakan oleh lembaga perfilman Indonesia yang bekerjasama dengan dinas kebudayaan dan pariwisata untuk meningkatkan mutu serta kualitas perfilman di Indonesia ini.

Seperti yang kita tahu, banyak sekali dijumpai para remaja yang berbakat di dunia perfilman, seperti berbakat menjadi sutradara, pemain, hingga bagian yang mendukung perfilman itu sendiri. Di kampusku misalnya, banyak organisasi perfilman seperti “LAB Film Oemar Ismail”, “Oengu Sinema” dan masih banyak lagi. Walau alat-alat yang mereka miliki masih sangat sederhana, tapi mereka tetap mencintai film sehingga mereka terus berkarya didalam pembuatan film pendek.



Senin, 07 Oktober 2013

Pola Asuh Anak yang Salah



Siapa diantara Anda yang pernah melihat film berjudul “I Not Stupid Too 2” ?

Film tersebut adalah film singapura tahun 2006 dan merupakan film yang bergenre komedi. Film ini menggambarkan kehidupan nyata pendidikan orang tua kepada anak-anaknya yang dianggap benar tetapi mereka salah besar dalam mendidik anak. Dibintangi oleh 3 aktor anak berusia sekitar 8-15 tahun, film ini begitu menyentuh dan tergambar nyata betapa buruknya pola pengasuhan anak di dalam masyarakat kita. Seharusnya film ini bisa dijadikan contoh untuk para orangtua dan pendidik di sekolah dalam memahami seorang anak.
Sebagai orangtua, menasihati anak memang penting supaya anak tidak berprilaku nakal. Tetapi, cara orangtua dalam menasihati anak itu yang salah. Untuk dapat membuat anak mau mendengarkan Anda sebagai orangtua, maka latihlah mereka untuk mendengarkan Anda sejak dini. Anda juga harus mau mendengarkan mereka dan berkatalah selembut mungkin kepada mereka supaya mereka memahi apa yang Anda inginkan dari mereka.

KALIMAT POSITIF
Menurut Dr. Rose Mini A.P., M.Psi., psikologi anak, Si kecil hanya tertarik mendengar hal yang menyenangkan. Jadi, cara Anda menyampaikan nasihat pun perlu diubah, sehingga tak terkesan memerintah, menyuruh, menegur, ataupun melarang. Hindarilah menggunakan kata negatif seperti “jangan” atau “tidak boleh”. Ganti kata-kata tersebut dengan yang lebih positif, seperti, “Boleh kok kamu makan cokelat. Tapi bagaimana kalau kita makan nasi dan ayam dahulu, baru setelah itu makan cokelat?”

Rabu, 22 Mei 2013

Dysleksia



Tanpa sengaja aku melihat adik kos sedang menonton film di leptopnya, film yang ia tonton adalah film India. Karena rasa penasaran, aku akhirnya meminta film tersebut untuk ditonton sendiri. Film yang berjudul “Taare Zameen Par” ini bercerita tentang seorang anak yang mempunyai kelemahan dalam membaca dan menulis. Anak ini bernama Ishaan Awasthi, dia sudah duduk dibangku kelas 3 sekolah dasar selama hampir dua tahun, tetapi dia belum bisa menulis dan membaca dengan baik. Anak ini sangat menyukai kegiatan melukis dan berimajinasi. 

Tetapi malangnya, anak ini selalu dianggap bodoh, malas dan nakal oleh orang tua dan para gurunya. Mereka tidak menyelidiki terlebih dahulu apa yang terjadi pada diri Ishaan sehingga dia seperti itu. Guru dan orang tuanya malah selalu memarahinya dan ketika orang tuanya mengirimkan dia ke sekolah asrama, disitulah puncak ketakutannya. Dia sudah sangat-sangat depresi dengan prilaku orang-orang yang selalu mengucilkannya. Padahal dia ingin dan mampu mengingat pelajaran hanya dengan mendengarkan. Hanya dia tidak bisa mengenali huruf yang berujung tidak bisa membaca dan menulis.

Minggu, 17 Maret 2013

Faforitku Film Lilo and Stitch



Alohaa.... :D
O’hana means family, family means nobody gets left behind or forgotten.
Itulalah kalimat yang khas di film Lilo and Stitch, artinya “O’hana artinya keluarga, keluarga artinya tidak ada yang ditinggalkan atau dilupakan.”
Film Lilo and Stitch adalah film animasi kedua dari tiga film animasi layar lebar Disney yang diproduksi oleh Walt Disney Pictures. Aku sangat tergila-gila dengan Stitch karena dia adalah mahkluk luar angkasa terimut menurutku. Jika di dunia ini ada binatang yang seperti Stitch, aku rela menghabiskan semua uang jajanku untuk membelinya. Tapi itu memang sangat berlebihan, karena Stitch adalah tokoh kartun yang diciptakan oleh manusia. Dia tak bisa hidup seperti di filmnya, yang bisa aku lakukan cuma membeli bonekanya atau sekedar figura dan potret dirinya.
Kali ini aku akan membahas film-film Stitch yang pernah masuk ke Indonesia. Yang pertama ialah film yang berjudul “Lilo and Stitch”, film ini dirilis pada tanggal 21 Juni 2002. Film ini ditulis oleh Chris Sanders dan sutradaranya Dean DeBlois, film animasi ini sangat diterima oleh masyarakat.