Tampilkan postingan dengan label KULIAH. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label KULIAH. Tampilkan semua postingan

Jumat, 06 November 2015

Skripsi #1

Helloo November rain ….. :)

Alhamdulillah sudah memasuki musim penghujan, semoga berkah Allah lebih melimpah di musim ini. Aamiin…

Maaf bloger, udah lama nih aku gak mengisi blog syantikku. Alhamdulillah untuk kedua kalinya, saat ini aku sudah berhasil menyelesaikan skripsiku yang berjudul “Buku Cerita dan Boneka Jari sebagai Media Pengenalan Bahasa Jawa pada Anak Usia Prasekolah di Kota Tegal”.

Perjalanan yang amat panjang, aku memulai mengajukan judul skripsi pada awal bulan desember 2014 dan sangat bersyukur judulku langsung di setujui oleh dosen pembimbing. Tetapi aku memulai skripsi sekitar pertengahan bulan januari, karena ada beberapa faktor termasuk faktor malas.

Ketika memulainya, aku akui skripsi itu benar-benar berat, dengan kebiasaanku yang menyukai dunia tulis menulis di blog ternyata tidak banyak membantu saat aku mengambil mata kuliah skripsi. Berkali-kali aku harus revisi, setiap bab maksimal aku harus 6x revisi, minimal 3x revisi. Pada saat itu, kepercayaan diriku menurun untuk segera menyelesaikan skripsi.

Jumat, 13 Maret 2015

Skripsi Brooo :D

Hai Skripsi…… teman hidupku sekarang ini.hahaha

Udah lama aku ga nulis sesuka jari-jari nunyuk keyboard.wkwkwk

Selalu dituntun sempurna dan menulis pun sekarang harus sesuai EYD. Aah lupakan semua itu untuk saat ini. Yang penting sekarang happy kan? :D

Bagaimana kabar teman-teman semester akhir? Semoga masih bisa mengontrol emosi dengan baik.hihihi

Aku mengambil judul skripsi yang masih berkaitan dengan anak usia dini. Entah mengapa seneng aja kalau meneliti tentang anak-anak. Semoga bulan depan aku sudah mulai penelitian, dan semoga aja dosen ku yang cantik selalu berbaik hati memberikanku nasihat dalam penulisan skripsi. “Sing penting aku ndang lulus lan entuk gelar sarjana ben iso dadi guru”. :v

Semangat A.N.I.S.A.H F.A.R.A.H :*


Salam Alohaaaaa semuanyaaaa :D

Kamis, 02 Oktober 2014

Kelas Terkompak Berkat BATIK :D

teman sekelas

Selamat Hari Batik Nasional… :D

Kali ini, memperingati Hari Batik Nasional, aku pengen bagi-bagi kisahku dengan kain yang begitu menawan ini, yaitu kain batik. :)

Aku tau pasti kalian menganggap bahwa batik itu tua banget, gak gaul dan ketinggalan jaman. STOP deh berfikiran kaya gitu. Orang luar aja pada seneng sama batik kog, kalian yang keturunan asli nenek moyang bangsa Indonesia malah ogah sama batik. -_-

Apa kata dunia coba?

Come on… Batik itu keren kali… Suer deh. Sekarang batik itu gak hanya dipakai pas kondangan aja. Di acara santai juga bisa kog, kaya arisan di cafe, shopping di Mall, hingga jalan-jalan sama temen juga bisa kog pake batik. Yang masih bilang norak, kalian salah besar. Sebenernya yang norak bukan batiknya, tapi kaliannya aja yang norak. Soalnya kalian gak bisa mix & match batik jadi keliatan bagus sih.hihihi

Rabu, 03 September 2014

PPL 1

Maaf yee semuanya, aku mau cerita tentang kegiatanku dan teman-teman saat PPL 1 pada tanggal 5-15 Agustus di SMPN 6 Magelang.

Sebenarnya kegiatan PPL 1 hanya observasi lingkungan sekolah, seperti mengenali ruangan-ruangan yang berada di sekolah serta berkenalan dengan guru-guru dan staf-staf sekolah. Tetapi berhubung kita masuk sekolah pada saat tahun ajaran baru dan buku-bukunya pun berganti dari kurikulum KTSP menjadi kurikulum 2013, maka sekolah mendapatkan kiriman buku dari dinas pusat hingga beratus-ratus buku. Nah pihak pengelola perpus kualahan menguruhi semua buku-buku yang baru datang tersebut.

Jadi, daripada nganggur, aku dan teman-teman membantu perpus untuk mengelola semua buku-buku tersebut. Dari mulai mengeluarkan dari kardus-kardus, kemudian mengelompokkan buku-buku sesuai pelajarannya, lanjut lagi menyetempel semua buku-buku, dan memberi label buku-buku hingga finishing yaitu menulisi kode inventaris buku satu-persatu. Kegiatan itu berlangsung hingga kurang lebih 2 minggu. Kami semua dari pagi hingga waktu sekolah berakhir, terus melembur mengurusi buku-buku di perpus, mengingat waktu, buku-buku tersebut juga akan dipakai siswa untuk kegiatan belajar mengajar. Jadi kita semua semangat sekali lembur, walau kadang rasa malas dan jenuh datang tiba-tiba.hahaha

Senin, 27 Januari 2014

Pisowanan Ageng




Acara selanjutnya adalah pisowanan ageng, inti dari acara ini adalah mengumpulkan semua warga bahasa jawa dengan para petinggi seperti pejabab unnes dan para dosen bahasa jawa unnes. Acara-acaranya juga seru, yaitu diadakannya arak-arakan untuk anak semester 1 sampai 3, yang tua juga boleh ikutan.ahaha.. Kemudian ada sambutan-sambutan dari para pejabat unnes hingga ketua jurusan bahasa jawa. Dilanjut lagi dengan acara-acara kesenian seperti karawitan (bermain gamelan secara bersama-sama) dan adapula barongan. Tidak hanya itu ada lomba kreasi baju batik juga loh, tetapi kreasinya menggunakan jarit yang belum terbentuk menjadi baju.

 para pelajar dari luar negeri ikut memainkan karawitan

Pagelaran Ketoprak




Ketoprak ?
Apa sih itu ketoprak ?
Mungkin sebagian orang Jawa tau apa itu ketoprak walau mungkin tidak semua orang Jawa pernah melihat atau menyaksikan pertunjukan ketoprak.
Yup, ketoprak. Ketoprak adalah salah satu kesenian masyarakat Jawa yang dimainkan oleh orang atau didalam bahasa Jawanya “wong”, sehingga ketoprak biasa disebut wayang wong. Secara garis besar, ketoprak lebih banyak memainkan cerita dengan tema epos atau kepahlawanan tentang kehidupan kerajaan-kerajaan pada jaman dahulu. Ketoprak sendiri awal mulainya berasal dari kota Pati, nah kesenian ketoprak banyak dijumpai di kota tersebut. Pemain-pemain ketoprak yang hebat juga banyak ditemui disana. 

Senin, 30 Desember 2013

Wisuda Kridhamadu




Hai temans temons…. :D
Langsung aje yeee, nah di bulan desember ini jurusan bahasa dan sastra jawa universitas negeri semarang lagi banyak kegiatan nih, serangkaian acara tersebut kita biasa menyebutnya “Gebyar Jawa”. Gebyar Jawa ini adalah gebyar jawa yang ke empat kita adakan di jurusan bahasa jawa, bukan berarti jurusan bahasa jawa baru berumur 4 tahun loh.. Tapi memang baru-baru ini saja kami mengadakan acara yang secara rutin diadakan untuk memperingati hari ulang tahun jurusan dan untuk memeriahkan fakultas tercinta kita, yaitu fakultas bahasa dan seni. Jangan bilang FBS kalau mahasiswa-mahasiswanya gak berkreasi se”gokil” mungkin.ahaha
Kalian kalau pengen hiburan, sering-sering datang aja ke FBS, dari pagi hingga larut malam kampus selalu ramai dengan kegiatan mahasiswa-mahasiswa yang selalu berkarya. Alunan music gamelan yang mengalun lembut di telinga kita, luwesnya gerakan tarian jawa hingga modern bisa setiap saat kita lihat, energiknya suara mercingband membuat kita selalu semangat di kampus, saat kantong menipis selalu tersedia tontonan gratis dari mulai drama local hingga drama internasional bisa kita temui di FBS. Walah….aku malah jadi cerita tentang kehebohan kampus ku nih.ahahaha

Minggu, 21 April 2013

Serat Kagem Ibu RA Kartini



Katur dhateng Ibu , Ibu Kartini ingkang kinasih.
Bu, samenika tiyang estri sampun kathah ingkang nyambut damel, ananging ugi taksih kathah ingkang mboten saget nyambut damel amargi cumpen ing bab ilmu. Bu wiwit sedaya serat-seratipun ibu dipundadosaken buku, kathah tiyang-tiyang jawi  ingkang owah ing panganggepipun. Samenika kathah tiyang estri ingkang mboten namung wonten  griya ngopeni putra lan pawon kemawon, ananging samenika kathah tiyang estri langkung kathah ingkang saged makarya ing njawi. Nanging bu, tiyang estri ing kutha-kutha ageng kathah ingkang kesupen dhateng kuwajibanipun. Tuladhanipun tiyang estri ingkang saged nyambut damel ing kantoran kaladuk anggenipun ngupaya padamelanipun ngantos nglirwakaken dhateng garwa lan putranipun. Kados pundi bu, cara ingkang sae amrih tiyang estri ing jaman samenika sadhar dhateng kuwajibanipun malih?

Minggu, 07 April 2013

Basa Jawa ing Kurikulum 2013



Pada tanggal 4 april 2013 tepatnya hari kamis, saya mengikuti seminar regional “Basa Jawa ing Kurikulum 2013”. Seminar yang diadakan oleh jurusan Bahasa dan Sastra Jawa Universitas Negeri Semarang ini bertempat di gedung B6 FBS Unnes. Seminar ini dihadiri oleh guru-guru, dosen bahasa jawa, mahasiswa, pemerhati budaya dan umum.  Seminar tersebut diadakan atas latar belakang pemerintah pusat yang akan mencanangkan Kurikulum 2013 yang dikabarkan bahwa bahasa Jawa akan diintegrasikan ke dalam muatan lokal lain, yakni seni dan budaya. Hal tersebut membuat berbagai pro dan kontra para tokoh pendidik, berbagai pertanyaan dan perdebatan kian ramai diperbincangkan. Jadi, seminar ini bertujuan untuk menjawab posisi strategis dan urgensi mata pelajaran bahasa Jawa pada Kurikulum 2013.
Tema seminar regional tersebut “Meneguhkan Pelajaran Bahasa Jawa di Kurikulum 2013”. Pembicaranya Prof. Dr. Suwarna, M.Pd. (dosen dan peneliti bahasa Jawa Universitas Negeri Yogyakarta), Dr. Teguh Supriyanto, M.Hum. (dosen sastra Jawa FBS Universitas  Negeri Semarang), Prof. Dr. Sudijono Sastroatmodjo, M.Si. (Rektor Universitas Negeri Semarang). Acaranya sendiri dimulai pukul 08.00 yang diawali dengan sambutan ketua jurusan bahasa dan sastra Jawa yaitu Bpk Yusro Edi Nugroho, S.S, M. Hum, kemudian dilanjut oleh Prof. Dr. Sudijono Sastroatmodjo, M.Si.
Acara inti pembahasan seminar ini diawali oleh pembicara pertama, yaitu Bpk Teguh Supriyanto. Mulanya bpk Teguh mengungkap fenomena-fenomena sosial masyarakat yang terjadi sekarang ini. Beliau menggambarkan bahwa telah terjadi kemerosotan karakter yang mengakibatkan struktur sosial berubah, sikap keluarga terhadap bahasa yang semakin hilang, perubahan selera dan persoalan identitas. Padahal bahasa jawa itu sangat mempengaruhi aspek kehidupan, sepeti; ajining diri saka lathi, alusing budi iku saka basa, identitas, prinsip hormat dan rukun, dsb. Bpk Teguh juga mengatakan bahwa para pendidik bahasa Jawa tidak usah khawatir karena menurut perda no 9 thn 2012 tentang bahasa, sastra, dan aksara Jawa, serta perda no 4 thn 2012 tentang pendidikan yang di dalamnya memuat pasal pembelajaran bahasa Jawa yang harus diajarkan mulai dari jenjang sekolah dasar sampai menengah atas, menjadikan bahasa Jawa tidak mungkin dihilangkan dari kompetensi anak didik di sekolah dari jenjang sekolah dasar hingga sekolah menengah atas. Kurang lebihnya seperti itu yang dikatakan oleh bpk Teguh.
Pembicara kedua adalah bpk Suwarna, pertama-tama beliau menampilkan berbagai aksi protes para pemerhati budaya, mahasiswa dan dosen atas isu pemerintah yang akan memusnahkan bahasa daerah di kurikulum 2013 kepada DPR RI. Dari situ, beliau memaparkan bahwa kami para pendidik dan pemerhati budaya mendapatkan secerah harapan, yaitu bahwa Menteri Pendidikan Nasional, Muhammad Nuh menyangkal isu bahwa bahasa daerah akan dimusnahkan dalam kurikulum, beliau mengatakan bahwa pemerintahan memberi kewenangan sepenuhnya kepada daerah untuk mengelola muatan lokal. Banyak juga yang berkomentar bahwa bahasa daerah tidak akan dihilangkan dari Kurikulum 2013, sehingga bpk Suwarna berkata kepada para peserta seminar untuk tenang saja, karena bahasa jawa tak akan pernah dihapuskan. Beliau juga memaparkan perubahan yang terjadi di kurikulum, bahwa jam mengajar para guru bahasa jawa tidak akan sama dengan yang dulu karena harus berbagi dengan seni budaya lainnya.
Bpk Suwarno dan para pendidik yang lain ingin mengusulkan matapelajaran bahasa jawa menjadi muatan lokal wajib kepada Gubernur, yang kedua usulan jam mengajar muatan lokal bahasa Jawa 2 jam/minggu serta harus adil dengan Seni-Budaya juga harus 2 jam/minggu, usulan tersebut hampir selesai pada Mei 2013, jadi pada Juli 2013 muatan lokal bahasa Jawa di Kurikulum 2013 sudah bisa berjalan.
Ketika para pembicara sudah memaparkan semua apa yang menjadi ganjalan para guru, dosen dan pemerhati budaya maka dibukalah sesi tanya jawab. Kebanyakan para guru-guru yang bertanya kepada pembicara, karena mereka mungkin yang sedang mempunyai permasalahan di sekolah tempat mereka bekeja. Hingga waktu sudah habis, masih banyak guru-guru yang ingin sekali bertanya, sehingga pembicara mau menjawabnya setelah acara seminar selesai. Acara selesai sekitar pukul 13.00 yang menghasilkan angin segar bagi para guru bahasa Jawa dan mahasiswa calon guru bahasa Jawa.
Mungkin hanya itu yang dapat saya ceritakan kembali apa yang saya dapat pada seminar regional “Basa Jawa ing Kurikulum 2013”. Tetap semangat para pendidik bangsa! Dengan melestarikan kebudayaan bahasa daerah, maka kita tidak akan kehilangan jati diri bangsa kita. Salam budaya.! :D
Menawi wonten klenta-klentunipun, kula nyuwun agunging pangaksami. Nuwun :)

Kamis, 04 April 2013

Sarasehan Selasa Legen ke-42


 Pada malam selasa tanggal 1 april 2013, aku dan teman-teman menghadiri acara sarasehan selasa legen ke-42. Acara tersebut memang selalu rutin diadakan oleh Unnes untuk nguri-nguri kebudayaan jawa. Sarasehan selasa legen biasa dilaksanakan di Auditorium Unnes Kampus Sekaran. Pada selasa legen kali ini mengangkat tema “wahyu keprabon”  yaitu turunnya wahyu kepada seseorang hingga ia menjadi seorang raja. Pembicara pada selasa legen kemarin adalah Ki Sutarko (dalang asal Purworejo) dan Rektor Unnes (Prof. Dr. Sudidjono Sastroatmojo, M. Si).
Acaranya sendiri dimulai pukul 20.00 yang diawali dengan lantunan tembang-tembang macapat. Setalah itu ada hiburan pembacaan geguritan dan tarian tradisional “klana sembunglangu”. Setelah acara hiburan selesai, dilanjutkan dengan sambutan Rektor Unnes Bapak Prof. Dr. Sudidjono Sastroatmojo, M. Si. Sekarang giliran Ki Sutarko memainkan wayang kulit yang berjudul wahyu keprabon.
Ki Sutarko yang sedang memainkan tokoh wayang

Cerita wayang tersebut diawali dari kekosongan tahta di Astina setelah Bharatayuda. Sehingga terjadilah perebutan kekuasaan untuk menguasai kerajaan. Pada akhir cerita, akhirnya Abimanyulah yang mendapatkan wahyu keprabon, sehingga ia menjadi raja Astina selanjutnya. Setelah Ki Sutarko selesai memainkan tokoh wayang dicerita tersebut, maka dibukalah sarasehan kepada semua penonton yang menghadiri selasa legen malam itu. Sarasehan sendiri merupakan forum diskusi tetapi dengan suasana yang santai. Acara akhir ditutup dengan doa yang biasa disebut mahas ing asepi.
Itulah serangkaian acara pada sarasehan selasa legen pada tanggal 1 april 2013 di auditorium Unnes. Menawi wonten klenta-klentunipun, kula nyuwun agunging pangaksami. :)
Salam budaya, salam konservasi.! :D
Video tari klana sembunglangu

Minggu, 24 Maret 2013

Gejolak Remaja


          Tugas dari dosen mata kuliah psikologi pendidikan, beliau mengatakan bahwa seorang guru harus bisa mengenali prilaku anak didiknya. Sehingga beliau memberikan tugas mereview isu-isu penting yang disampaikan psikolog dalam video yang berjudul “Gejolak Remaja”. Berikut hasil yang saya dapatkan dari video tersebut.

          Seseorang akan mengalami masa dimana tubuh atau anggota badan dan pikiran akan berubah menjadi dewasa dimana kematangan seksual akan terjadi dan itu disebut dengan fase pubertas. Pada masa pubertas seorang laki-laki, mereka akan mengalami perubahan pada suara, mulai menyukai lawan jenis, tempramen emosional tidak terkendali, tumbuh jerawat dan bulu di daerah tertentu.
        Seperti yang kita tahu, bahwa kita selalu mengendalikan tubuh kita. Tetapi pada kenyataannya tubuh kitalah yang mengendalikan kita. Tidak ada yang bisa memastikan kapan kita akan memulai pubertas dan sampai kapan pubertas berlangsung. Pubertas terjadi karena hormon yang dapat merubah tubuh kita dan mempengaruhi otak kita untuk memikirkan hal-hal baru dengan cara baru.
      Seorang remaja akan sulit mengontrol dirinya sendiri sehingga mereka akan merasakan kebingungan yang tak terdefinisi. Tetapi fase pubertas akan memberikan kematangan fisik, emosional dan seksual. Pada masa pubertas, hormon diproduksi di malam hari, seorang remaja akan mengalami kegelisahan di malam hari setiap 90 menit sekali. Kehidupan remaja akan selalu naik turun, tak pernah berjalan lurus dan selalu bergoncang
      Seorang anak perempuan juga akan mengalami perubahan pada fisiknya, seperti tumbuh buah dada, pinggul yang semakin melebar, bulu akan tumbuh di daerah tertentu dan pastinya akan mengalami menstruasi. Proses ini menyiapkan remaja perempuan untuk menjadi ibu yang kelak akan melahirkan bayi dan menyusuinya. Sedangkan pada laki-laki akan mengalami mimpi basah dan kematangan pada alat reproduksinya.
        Pada saat remaja mengalami pubertas, mereka akan dapat mengatur diri mereka sendiri hingga mandiri. Perempuan akan mendapat dorongan tumbuh diawal pubertas sedangkan laki-laki mendapatkannya diakhir masa pubertas. Sehingga pertumbuhan anak perempuan lebih cepat daripada anak laki-laki. Perkembangan fisik remaja lebih cepat daripada kematangan emosionalnya.
       Tubuh memiliki dorongan seks yang tidak bisa diatasi oleh pikiran. Selama serangan hormonal pubertas, kelenjar-kelenjar didalam tubuh tak terkendali. Mereka akan memproduksi banyak minyak yang tidak bisa diatasi oleh kulit kita, minyak menghambat lubang, memerangkap bakteri dan memicu bintik-bintik pada kulit (jerawat).
       Ketika akan menjadi dewasa, kita akan mempunyai tanggung jawab yang besar atas tubuh kita sendiri. Kita sudah tidak bisa bergantung dan mengandalkan orang lain. Sehingga pada fase pubertas seorang remaja akan sulit mengatur emosional mereka, karena mereka sedang melatih diri mereka untuk bertanggung jawab atas apa yang mereka lakukan.