Kamis, 13 Maret 2014

Aquarium Ku

Aquariumku sungguh membuat hari hariku di semarang selalu senang. Walau kadang suka capek banget waktu nguras dan bersihin aquarium. Apalagi Ciko dan Cika kelihatan senang, berenang kesana kemari. Tapi sekarang aquariumku tak hidup lagi seperti dulu, karena tak ada lagi Ciko dan Cika disana. :(
Sudahlah, yang lalu memang sudah berlalu, tak akan pernah terulang lagi waktu-waktuku bersama mereka. Disini, aku hanya akan bercerita tentang aquariumku yang dulu.
Mulanya aku membeli aquarium dari seorang teman di Undip, namanya reski, dia juga suka dengan binatang. Aku membeli aquarium+filter+lampu, kira-kira habis 190ribuan. Kemudian aku mulai membeli batu-batuan dan tumbuhan air serta ikan kecil-kecil untuk menemani Ciko Cika.
Setelah semuanya lengkap, aku mulai mengisi dan menata aquarium baruku, penampakannya bisa lihat dibawah ini.




Ketika aku harus pulang kampung, Ciko dan Cika selalu aku bawa pulang. Tapi ikan kecilkan ga bisa ikut pulang, jadi aku punya ide untuk menaroh cacing merah diwadah untuk bekal makan ikan-ikanku hingga 3-4harian. Soalnya kan ga ada yang kasih makan, jadi ya aku cuma naroh cacing deh, supaya cacingnya ga kemana-mana, maka aku taroh ditempat khusus.


Jangan kaget ya setelah kamu meninggalkan aquariummu dengan segerombol cacing merah, karena air aquariummu akan berbau amis, sangat amis. Ketika aku balik semarang lagi, aku mendapi bau amis di kamarku yang bersumber dari air aquarium. Padahal filter tetap nyala 24jam non stop, dan lampu juga aku nyalain, karena tanaman air itu butuh cahaya.
Akhirnya kuras lagi deh aquariumnya, sampai kinclong dan ga berbau lagi. Alhamdulillah ikan masih sehat walau agak kurusan.hehe
Itu aja deh ya, ceritaku tentang aquarium pribadiku, bagaimana dengan aquarium kamu?

Salam Alohaaaaaaaa :D

Tidak ada komentar :