Kamis, 10 Oktober 2013

ASMA



Pernakah Anda mendapati orang yang mengalami sesak napas dan tentu saja napas mereka berbunyi seperti suara pintu rusak yang tak bisa menutup. Atau mungkin Anda sendiri yang mengalaminya?
Didalam dunia kedokteran penderita yang mengalami kesulitan dalam bernapas dalam kondisi tertentu disebut asma. Saya juga salah satu dari ribuan orang yang menyandang asma di dunia. Kurang lebih 30-50% risiko perkembangan asma disebabkan oleh faktor keturan, yaitu dimana anggota keluarga yang mempunyai riwayat asma dan alergi. Tidak menutup kemungkinan serangan asma terjadi pada orang yang sama sekali tidak mempunyai riwayat keluarga penyandang asma. Berikut beberapa pengetahuan dasar tentang asma;
Asma adalah kondisi jangka panjang yang mempengaruhi saluran napas – saluran kecil yang mengalirkan udara masuk ke dan keluar dari paru-paru. Jika Anda menyangdang asma, saluran napas Anda mengalami peradangan dan menyempit, dan Anda mengalami kesulitan dalam bernapas. Tetapi semuanya dapat dipulihkan ke kondisi semula dengan terapi yang tepat. Pada asma :
-          Dinding saluran napas membengkak
-          Sekumpulan lendir dan sel-sel yang rusak menutupi sebagian saluran napas
-          Hidung mengalami iritasi dan mungkin menjadi tersumbat
-          Otot-otot saluran napas mengencang
Asma adalah penyakit inflamasi (peradangan). Saluran napas penyandang asma biasanya menjadi merah dan meradang. Asma sangat terkait dengan alergi, alergi dapat memperparah asma. Namun demikian, tidak semua penyandang asma mempunyai alergi, dan tidak semua orang yang mempunyai alergi menyandang asma.
*Alergi adalah reaksi yang terjadi ketika sistem imun secara salah mengidentifikasi zat yang secara normal tidak berbahaya sebagai zat yang merusak tubuh.
APAKAH SERANGAN ASMA ITU?
Selama terjadi serangan asma, perubahan dalam paru-paru secara tiba-tiba menjadi jauh lebih buruk, ujung saluran napas mengecil, dan aliran udara yang melaluinya sangat jauh berkurang sehingga bernapas menjadi sangat sulit.
GEJALA
Perubahan saluran napas yang terjadi pada asma menyebabkan dibutuhkannya usaha yang jauh lebih keras untuk memasukkan dan mengeluarkan udara dari paru-paru. Hal tersebut dapat memunculkan gejala:
-          Sesak napas/sulit bernapas
-          Sesak dada
-          Mengi/napas berbunyi (wheezing)
-          Batuk (lebih sering terjadi pada anak-anak daripada orang dewasa)
Tidak semua orang akan mengalami gejala-gejala tersebut. Beberapa orang dapat mengalaminya dari waktu ke waktu, dan beberapa orang lainnya selalu mengalaminya sepanjang hidupnya. Gejala asma seringkali memburuk pada malam hari atau setelah mengalami kontak dengan pemicu asma.
PEMICU
Walaupun peradangan saluran napas pada asma selalu terjadi, asma dapat diperburuk atau dipicu oleh beberapa faktor. Ada dua jenis pemicu asma, yaitu alergen dan iritan.
-          Alergen asma yang umum di antaranya serbuk sari bunga, hewan, dan tunga debu rumah.
*Alergen adalah zat yang menyebabkan gejala asma dengan cara memunculkan reaksi alergi.
-     Iritan asma yang umum di antaranya udara dingin, asap rokok, dan asap sisa pembakaran bahan kimia.
*Iritan adalah zat yang menyebabkan gejala asma dengan cara mengganggu saluran napas.
Dengan selalu mencatat waktu dan kondisi ketika asma Anda memburuk bisa membantu Anda dan dokter menentukan dengan tepat apa pemicu asma Anda. Saat Anda dapat mengidentifikasi pemicu asma, Anda bisa mengambil langkah-langkah untuk menanganinya.
PENANGANAN ASMA
Karena asma merupakan kondisi jangka panjang, atau kronis, asma memerlukan penanganan yang kontinu. Walaupun asma tidak dapat disembuhkan, terdapat beberapa terapi asma yang sangat efektif yang dapat membantu untuk mengontrol gejala. Dokter atau perawat spesialis asma akan memberikan rencana pananganan asma untuk membantu Anda mengetahui dengan benar obat-obatan yang perlu Anda gunakan dan apa yang perlu Anda lakukan dalam situasi darurat. Rencana penanganan asma bertujuan :
-          Mengurangi gejala asma
-          Membatasi jumlah obat yang harus Anda gunakan
-          Mencegah terjadinya keadaan darurat yang menyebabkan Anda harus masuk rumah sakit
-          Meningkatnya kualitas hidup Anda yang terpengaruh oleh Asma.
Ada dua jenis obat asma yang mungkin akan diresepkan oleh dokter; obat yang (jika digunakan secara teratur) bisa mencegah terjadinya serangan asma (disebut ‘preventer atau pencegah’) dan obat yang meredakan gejala pada serangan asma (disebut ‘reliever atau pereda/pelega’).
Obat pencegah (preventer) mengurangi peradangan dan membuat paru-paru Anda kurang sensitif terhadap pemicu asma.
Obat pereda/pelega (reliever) membantu merelaksasi saluran napas sehingga dapat terbuka dan membuat Anda bisa bernapas lebih mudah.

LIMA LANGKAH UNTUK MENGONTROL ASMA
1.       Mintalah dokter untuk menyiapkan rencana penanganan asma Anda secara tertulis.
2.       Gunakan obat sesuai dengan yang diresepkan oleh dokter.
3.       Waspadalah terhadap faktor-faktor yang membuat asma Anda memburuk.
4.       Belajarlah untuk mengenali kapan gejala asma Anda memburuk dan catatlah waktu-waktu tersebut.
5.     Ketehuilah hal-hal yang harus dilakukan jika asma Anda memburuk atau jika Anda mendapat serangan asma.

HAL YANG HARUS DILAKUKAN SAAT TERJADI SERANGAN ASMA
1.       Segera gunakan obat pereda/pelega (reliever) dalam dosis yang biasa Anda gunakan.
2.   Cobalah untuk tetap tenang dan tetap relaks, sebisa mungkin sesuaikan dengan ritme pernapasan Anda.  Duduklah, jangan berbaring, letakan tangan Anda di lutut untuk membantu Anda tetap tegak dan cobalah untuk memperlambat pernapasan Anda, karena hal ini bisa mengurangi kelelahan yang akan Anda alami.
3.       Tunggulah 5-10 menit.
4.       Jika gejala menghilang, Anda bisa kembali melanjutkan aktivitas yang sedang Anda lakukan.
5.       Jika pengguna obat pereda tidak menghasilkan efek, hubungi dokter atau ambulans.
6.       Tetap gunakan inheler obat pereda (reliever) setiap beberapa menit sampai bantuan datang.

Ada satu alat pereda asma yang dapat membantu Anda melegakan napas, alat itu bernama NEBULIZER.
Berikut pengetahuan tentang asma yang bisa saya share di blog ini. Selanjutnya saya akan mencoba menulis tentang  apa itu nebulizer. Sekian dan salam Alohaaa.... :D

Sumber :
Buku “ASMA” penulis Dr Eleanor Bull dan Profesor David Price.

Tidak ada komentar :